Sport massage dan akupunktur sering dipilih orang yang mengalami nyeri otot, pegal di punggung, atau keluhan sendi setelah aktivitas fisik. Pertanyaan yang wajar muncul: seberapa kuat bukti ilmiahnya, dan apakah keduanya berkaitan dengan sel punca?
Jawaban singkatnya, bukti untuk kedua perawatan ini masih beragam, dan keduanya bukan terapi sel punca. Artikel ini merangkum hasil uji acak yang tersedia, batasannya, dan aturan terapi sel punca di Indonesia.
Apa itu sport massage dan akupunktur sebagai perawatan konservatif?
Perawatan konservatif adalah penanganan nonbedah yang bertujuan meredakan keluhan, misalnya lewat pijat, akupunktur, atau latihan. Sport massage adalah pijat yang berfokus pada otot yang tegang atau lelah akibat aktivitas fisik. Akupunktur adalah tindakan menusukkan jarum tipis pada titik tertentu di tubuh.

Keduanya berbeda dari terapi sel punca. Perbedaan ini penting agar pembaca tidak menyamakan pijat atau akupunktur dengan terapi regeneratif.
Apa kata uji acak tentang pijat untuk nyeri otot dan sendi?
Bukti pijat terapeutik untuk nyeri muskuloskeletal belum meyakinkan. Menurut tinjauan sistematis di jurnal Physiotherapy, dari 20 studi dengan 1.341 peserta, pijat lebih unggul dibanding kelompok pembanding pada 6 dari 11 studi pasien nyeri muskuloskeletal. Meski begitu, kesimpulan penulisnya tetap bahwa bukti efektivitasnya belum meyakinkan.
Untuk artritis, tinjauan sistematis terhadap 7 uji acak dengan 352 peserta menemukan bukti kualitas rendah sampai sedang bahwa pijat lebih baik daripada terapi tidak aktif untuk nyeri. Belum jelas apakah pijat lebih efektif dibanding terapi lain.
Pembaruan tinjauan Cochrane tentang pijat untuk nyeri punggung bawah memasukkan 25 uji acak dengan 3.096 peserta. Hampir semuanya melibatkan nyeri punggung subakut atau kronis, dan hanya satu uji yang meneliti nyeri akut. Artinya, bukti pijat untuk nyeri akut masih sangat terbatas.
Seberapa kuat bukti akupunktur untuk nyeri punggung bawah?
Bukti akupunktur untuk nyeri punggung bawah bersifat campuran. Uji acak pragmatis di BMJ (2006) melibatkan 241 orang dewasa dengan nyeri punggung bawah nonspesifik berdurasi 4 sampai 52 minggu. Hasilnya menunjukkan bukti lemah pada 12 bulan dan bukti manfaat kecil pada 24 bulan, sementara rujukan ke akupunktur tradisional dinilai aman dan dapat diterima pasien.
Uji acak multisenter pada 638 orang dengan nyeri punggung bawah kronis, yang terbit di Arch Intern Med, membandingkan akupunktur individual, standar, simulasi, dan perawatan biasa. Akupunktur simulasi juga memberi manfaat, sehingga penulisnya mempertanyakan mekanisme akupunktur yang selama ini diklaim.
Uji acak Acuback di 11 praktik dokter umum Norwegia (BMJ Open, 2020) tidak menemukan pengurangan waktu pemulihan yang bermakna setelah satu sesi akupunktur pada nyeri punggung bawah akut, dibanding perawatan standar. Selain itu, tinjauan sistematis terhadap 57 uji acak akupunktur untuk nyeri punggung bawah (BMJ Open, 2025) menemukan banyak item pelaporan yang kurang lengkap, termasuk berbagi data terbuka dan metode kunci.
| Intervensi | Yang sudah diuji | Batasan utama |
|---|---|---|
| Pijat terapeutik | Tinjauan sistematis nyeri muskuloskeletal dan artritis; tinjauan Cochrane nyeri punggung bawah | Bukti belum meyakinkan; hampir semua uji pada nyeri punggung subakut atau kronis |
| Akupunktur | Uji acak pada nyeri punggung bawah kronis dan akut | Akupunktur simulasi juga memberi manfaat; banyak item pelaporan belum lengkap |
Apa hubungannya dengan sel punca dan regenerative medicine?
Pijat olahraga dan akupunktur bukan terapi sel punca, dan bahan riset yang dirujuk artikel ini tidak menunjukkan keduanya mengaktifkan sel punca. Regenerative medicine adalah bidang kedokteran yang berupaya memulihkan fungsi jaringan yang rusak, salah satunya lewat terapi berbasis sel punca.
Keterkaitannya dengan topik ini ada pada cara membaca klaim. Sebuah layanan yang disebut "regeneratif" perlu dilihat tahap buktinya: apakah baru penelitian laboratorium atau studi hewan, sudah diuji pada manusia, atau sudah mendapat persetujuan regulator. Persetujuan regulator pun selalu terbatas pada indikasi tertentu.
Pijat dan akupunktur, sebagaimana ditunjukkan bagian sebelumnya, masih berada pada bukti klinis yang diperdebatkan. Keduanya tidak boleh disajikan sebagai terapi regenerasi jaringan.
Relevansi untuk Indonesia
Di Indonesia, pelayanan terapi sel punca diatur secara khusus. Menurut Kementerian Kesehatan RI, Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1359/2024 mengatur pedoman penyelenggaraan pelayanan terapi sel punca di bidang orthopaedi dan traumatologi. Dokumennya tersedia resmi di situs Kementerian Kesehatan.
Bagi pasien, pertanyaan yang tepat adalah apakah layanan yang ditawarkan termasuk dalam indikasi yang diatur, bukan sekadar apakah layanan itu memakai istilah "regeneratif". Keluhan nyeri otot atau sendi yang menetap sebaiknya dinilai oleh dokter atau tenaga kesehatan profesional.
Di mana sport massage dan akupunktur bisa dipilih di Bintaro?
Chirobone adalah klinik bone setting dengan cabang di Bintaro dan Gading Serpong. Layanannya mencakup bone setting, akupunktur, dan sport massage, tanpa layanan fisioterapi. Layanan tersebut termasuk perawatan konservatif dan bukan terapi sel punca.
Cabang Bintaro buka pukul 08.00-17.00 setiap hari dan dapat diikuti lewat Instagram @chirobone. Cabang Gading Serpong buka pukul 08.00-20.00, tutup pada hari Selasa dan Rabu, dengan Instagram @chirobonewellness.
Sebelum memilih perawatan, ceritakan keluhan, riwayat kesehatan, dan obat yang sedang dikonsumsi. Bila nyeri datang tiba-tiba, makin berat, atau disertai gejala lain, periksakan lebih dulu ke dokter.
Kesimpulan: pilih perawatan dengan ekspektasi yang realistis
Bukti ilmiah menunjukkan pijat dan akupunktur dapat membantu sebagian orang, tetapi manfaatnya cenderung kecil atau belum meyakinkan, dan hasilnya berbeda pada tiap kondisi. Keduanya tidak menjanjikan kesembuhan dan tidak sama dengan terapi sel punca. Pastikan keputusan perawatan didasarkan pada penilaian tenaga kesehatan profesional.
Bila Anda ingin mengetahui layanan sport massage, akupunktur, atau bone setting di Bintaro dan Gading Serpong, informasi cabang dan jam layanan dapat dilihat di situs resmi Chirobone.
Untuk keluhan otot, sendi, atau postur, salah satu pilihan perawatan konservatif adalah bone setting. Chirobone, klinik bone setting di Bintaro dan Gading Serpong, juga menyediakan akupuntur dan sport massage. Bone setting bukan terapi sel punca maupun HBOT, dan keluhan berat tetap perlu dievaluasi dokter. Informasi cabang ada di situs resmi Chirobone.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah sport massage efektif untuk nyeri otot?
Pijat dapat membantu pada sebagian kondisi nyeri muskuloskeletal, tetapi bukti keseluruhannya belum meyakinkan. Menurut tinjauan sistematis di jurnal Physiotherapy, pijat unggul dari pembanding pada 6 dari 11 studi pasien nyeri muskuloskeletal. Penilaian kondisi Anda sebaiknya dilakukan tenaga kesehatan profesional.
Apakah akupunktur efektif untuk nyeri punggung bawah?
Bukti akupunktur untuk nyeri punggung bawah masih campuran. Uji acak di BMJ (2006) menemukan manfaat kecil pada 24 bulan, sedangkan uji Acuback di BMJ Open (2020) tidak menemukan percepatan pemulihan yang bermakna pada nyeri akut.
Apakah pijat atau akupunktur termasuk terapi sel punca?
Tidak, pijat olahraga dan akupunktur adalah perawatan konservatif dan bukan terapi sel punca. Layanan Chirobone yang tercatat adalah bone setting, akupunktur, dan sport massage.
Apa aturan terapi sel punca di Indonesia?
Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1359/2024 mengatur pedoman penyelenggaraan pelayanan terapi sel punca di bidang orthopaedi dan traumatologi. Dokumen resminya tersedia di situs Kementerian Kesehatan RI.
Referensi
- BMJ, uji acak pragmatis rujukan ke akupunktur pada nyeri punggung bawah nonspesifik (241 orang dewasa), BMJ, 2006
- Uji acak multisenter akupunktur individual, standar, dan simulasi pada nyeri punggung bawah kronis (638 peserta), Arch Intern Med, tahun tidak tercantum dalam bahan riset
- Uji acak multisenter Acuback, akupunktur pada nyeri punggung bawah akut di praktik dokter umum Norwegia, BMJ Open, 2020
- Tinjauan sistematis 57 uji acak akupunktur untuk nyeri punggung bawah, BMJ Open, 2025
- Tinjauan sistematis pijat terapeutik untuk nyeri muskuloskeletal (20 studi, 1.341 peserta), Physiotherapy (ScienceDirect), tahun tidak tercantum dalam bahan riset
- Tinjauan sistematis pijat pada artritis (7 uji acak, 352 peserta), PubMed, nama jurnal dan tahun tidak tercantum dalam bahan riset
- Pembaruan tinjauan Cochrane tentang pijat untuk nyeri punggung bawah (25 uji acak, 3.096 peserta), ditampilkan di PubMed Central, tahun tidak tercantum dalam bahan riset
- Kementerian Kesehatan RI, Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1359/2024 tentang pedoman penyelenggaraan pelayanan terapi sel punca di bidang orthopaedi dan traumatologi, 2024
Kredit gambar
- Foto: The U.S. Food and Drug Administration via Wikimedia Commons, Public domain
- Foto: Adrian McArdle, M.B, B.Ch., Kshemendra Senarath-Yapa, M.B.B.Chir., Graham G. Walmsley, B.S., Michael Hu, M.D., M.P.H., D via Wikimedia, CC BY-SA 4.0
- Ilustrasi dibuat dengan AI untuk keperluan editorial.
Konten ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi medis. Keputusan terapi bergantung pada kondisi medis dan penilaian tenaga kesehatan profesional.


